Bridging LMS x His V2 #4
Reference in New Issue
Block a user
Delete Branch "%!s()"
Deleting a branch is permanent. Although the deleted branch may continue to exist for a short time before it actually gets removed, it CANNOT be undone in most cases. Continue?
Interopr LMS
Bridging LMS x His V2 (Primayan)
Dokumen ini menjelaskan alur proses end-to-end terkait bridging dengan LMS, mulai dari proses rawat jalan, rawat inap, hingga pemeriksaan penunjang.
Aktivitas bridging mencakup:
0. Ringkasan Alur End-to-End
1. Mapping Master Benefit
Sebelum melakukan alur proses rawat jalan maupun rawat inap dengan interoperability LMS, langkah awal yang perlu dilakukan adalah melakukan mapping master benefit.
Proses ini mencakup pendaftaran benefit dan sub-benefit dari sisi HIS, kemudian dilakukan mapping ke LMS. Tujuannya adalah agar benefit dan sub-benefit yang ada pada HIS dapat dikenali oleh sistem LMS.
Gambar 2590. Diagram mapping benefit HISv2 - LMS
Diagram di atas menjelaskan cara memahami mapping layanan HIS dengan benefit LMS. Di HIS terdapat sejumlah data layanan, sebagai contoh:
DX029 - Trans Cranial Doppler (TCD)EN002 - Jasa Dokter Anestesi EndoscopyDalam konteks bridging ini, layanan tersebut akan dikenali sebagai benefit yang dapat ditanggung oleh LMS.
Layanan tersebut kemudian di-mapping ke daftar benefit dan sub-benefit dari struktur data LMS.
Sebagai contoh, ketika user HISv2 memilih benefit Inpatient dengan layanan
DX029 - Trans Cranial Doppler (TCD), maka layanan tersebut akan dikenal sebagai sub-benefit Bedah Sedang (Intermediate) pada sistem LMS.2. Proses Mapping Benefit HIS - LMS
2.1 Menambahkan Benefit
Untuk menambahkan benefit, lakukan langkah berikut:
Gambar 2591. Interopr - Mapping Benefit
Gambar 2592. Tambah Benefit
Gambar 2593. Form Tambah Benefit
Klik Simpan.
Master benefit berhasil ditambahkan.
Gambar 2594. Master Benefit Berhasil Ditambahkan
Checklist Validasi
2.2 Menambahkan Sub-Benefit
Untuk menambahkan sub-benefit, lakukan langkah berikut:
Masuk ke menu Interopr → Mapping Benefit.
Gambar 2595. Interopr - Mapping Benefit
Pilih tab Sub-Benefit.
Klik + Tambah Sub Benefit.
Gambar 2596. Tambah Sub-Benefit
Isi form Tambah Master Sub-Benefit dengan data berikut:
Gambar 2597. Form Tambah Sub-Benefit
Klik Simpan.
Master sub-benefit berhasil ditambahkan.
Gambar 2598. Master Sub-Benefit Berhasil Ditambahkan
Checklist Validasi
2.3 Mapping Layanan HIS ke Benefit LMS
Untuk melakukan mapping layanan HIS ke benefit LMS, lakukan langkah berikut:
Gambar 2599. Interopr - Mapping Benefit
Gambar 2600. Mapping Benefit
Isi form Tambah Mapping Benefit dengan data berikut:
Gambar 2601. Tambah Mapping Benefit
Gambar 2602. Sukses Tambah Mapping Benefit
Checklist Validasi
2.4 Memasukkan Layanan/Item, Kamar, dan Administrasi
Setelah mapping benefit dibuat, langkah selanjutnya adalah memasukkan layanan/item, kamar, serta administrasi jika ada ke dalam mapping benefit LMS.
Langkah-langkahnya:
Gambar 2603. List Layanan Mapping Benefit
List yang dapat dimasukkan mencakup:
Sampai di tahap ini, proses mapping master benefit selesai.
Checklist Validasi
3. Rawat Jalan Interoperability LMS
3.1 Pendaftaran Rawat Jalan
Sesi ini menjelaskan proses pendaftaran pasien ke Rawat Jalan dengan pilihan penjamin Perusahaan - LMS.
Pasien yang didaftarkan adalah pasien lama, yaitu pasien yang sudah memiliki Medical Record / MedRec sebelumnya.
Langkah-langkah pendaftaran pasien Rawat Jalan dengan jaminan perusahaan LMS:
Gambar 2604. Mendaftarkan Pasien RJ
Gambar 2605. Pilih Perusahaan LMS
Gambar 2606. Isikan Nomor Kartu
Gambar 2607. Informasi Kartu dan Pilih Benefit
Gambar 2608. Informasi Sub-Benefit Tersedia
Gambar 2609. Penjamin LMS Dipilih
Untuk melihat daftar benefit yang tersedia, klik S&K.

Gambar 2610. Syarat dan Ketentuan Benefit
Kembali ke form pendaftaran.
Lengkapi data pendaftaran seperti poli dan dokter.
Klik Simpan untuk memproses pendaftaran.
Gambar 2611. Simpan Pendaftaran
Gambar 2612. Pasien LMS Berhasil Terdaftar
Sampai di tahap ini, proses pendaftaran pasien rawat jalan dengan penjamin perusahaan LMS selesai.
Checklist Validasi
3.2 Interoperability LMS
Setelah pasien didaftarkan sebagai pasien jaminan LMS, secara otomatis akan terbentuk berkas rawat jalan pasien pada menu Interopr - LMS.
Langkah-langkah melihat berkas interoperability LMS:
Gambar 2613. Menu Interopr LMS
Masukkan No. Registrasi pasien.
Klik Cari.
Gambar 2614. Cari Nomor Registrasi
Sistem menampilkan daftar pasien dengan detail informasi kepesertaan jaminan LMS.
Gambar 2615. Data Peserta Jaminan LMS
Gambar 2616. Detail Dokumen Klaim LMS
Pada halaman ini, user dapat melakukan beberapa aksi:
Gambar 2617. Berkas Rawat Jalan LMS
Dokumen ini dapat dicetak dan diserahkan ke pasien untuk ditandatangani.
Gambar 2618. Form Tanda Tangan Pasien
Checklist Validasi
4. EMR Rawat Jalan
Sesi ini menjelaskan proses lanjutan setelah pasien didaftarkan sebagai pasien Rawat Jalan dengan penjamin LMS.
Tujuan dari proses ini adalah agar pasien memiliki:
Data diagnosa dan daftar layanan merupakan syarat penting agar klaim pasien dapat diajukan ke LMS.
4.1 Pengkajian Rawat Jalan oleh Perawat
Langkah-langkah:
Gambar 2619. Halaman EMR Pasien
Gambar 2620. Pengkajian Rawat Jalan
Isi form pengkajian sampai selesai.
Gambar 2621. Form Pemeriksaan Rawat Jalan
Klik Simpan.
Data pemeriksaan tampil di List Pemeriksaan.
Gambar 2622. Hasil Pemeriksaan Rawat Jalan Perawat
Checklist Validasi
4.2 Pengkajian Rawat Jalan oleh Dokter
Langkah-langkah:
Masuk ke halaman EMR pasien.
Isi pengkajian Rawat Jalan dari sisi dokter.
Isi diagnosa jika diperlukan.
Gambar 2623. Form Pengkajian Rawat Jalan Dokter
Klik Simpan.
Data pemeriksaan tampil di List Pemeriksaan.
Gambar 2624. Hasil Pemeriksaan Rawat Jalan Dokter
Checklist Validasi
5. Tambah Layanan Rawat Jalan
Setelah proses pengkajian selesai, lakukan penambahan layanan melalui menu Layanan v2.
Langkah-langkah:
Pilih pasien dengan status penjamin LMS.
Gambar 2625. Pilih Pasien Penjamin LMS
Klik tombol untuk menambahkan layanan.
Entry layanan yang diberikan kepada pasien.
Tekan Enter.
Gambar 2626. Entry Layanan
Layanan berhasil ditambahkan.
Gambar 2627. Layanan Ditambahkan
Tambahkan item/obat dengan cara yang sama.
Klik tombol untuk menambahkan item/obat.
Entry item/obat.
Tekan Enter.
Gambar 2628. Entry Item atau Obat
Item/obat berhasil ditambahkan.
Gambar 2629. Item atau Obat Ditambahkan
Checklist Validasi
6. Tegakkan Diagnosa
Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan, tindakan penunjang, dan peresepan dilakukan, dokter perlu menegakkan diagnosa.
Diagnosa yang perlu diisi:
Langkah-langkah:
Gambar 2630. Tegakkan Diagnosa Pasien
Data diagnosa ini akan digunakan sebagai kelengkapan data ketika melakukan klaim ke LMS.
Checklist Validasi
7. Kasir Rawat Jalan
Setelah pelayanan medis selesai dan dokumen klaim dilengkapi, langkah selanjutnya adalah memproses pembayaran pasien di Kasir Rawat Jalan.
Pada proses ini seluruh layanan pasien akan dikalkulasi. Sistem akan menginformasikan apakah penjamin menanggung penuh atau hanya sebagian.
Jika tagihan telah mencapai limit penjamin, maka selisih tagihan akan dibebankan kepada pasien.
7.1 Proses Kasir Pasien Rawat Jalan Penjamin LMS
Langkah-langkah:
Gambar 2631. Dashboard Kasir
Gambar 2632. Tombol Kirim Klaim
Gambar 2633. Konfirmasi Klaim
Pilihan pada popup:
Gambar 2634. Informasi Klaim
Gambar 2635. Detail Klaim
Jika muncul informasi seperti:
Artinya terdapat layanan yang belum masuk ke mapping sub-benefit LMS.
Action yang dapat dilakukan:
Cek daftar benefit LMS terlebih dahulu. Jika benefit tersebut terdaftar, lakukan mapping layanan.
Referensi: Mapping Layanan HIS ke Benefit LMS.
Jika benefit tidak terdaftar, maka transaksi yang tidak masuk mapping sub-benefit ditagihkan ke pasien.
Kembali ke halaman sebelumnya.
Klik Klaim Sekarang.
Sistem menampilkan notifikasi konfirmasi kirim klaim.
Gambar 2636. Notifikasi Kirim Klaim
Gambar 2637. Notifikasi Klaim Berhasil
Cek apakah ada tagihan pasien yang perlu dibayar mandiri.
Lakukan pelunasan pembayaran.
Ketika submit lunas, sistem otomatis menampilkan popup untuk Tutup Reg.
Lakukan Tutup Reg.
Gambar 2638. Popup Tutup Reg
Gambar 2639. Menutup Reg dari Kasir
Gambar 2640. Dokumen Klaim Bertambah
Gambar 2641. Dokumen Pengesahan
Gambar 2642. Tanda Tangan Dokumen Klaim
Checklist Validasi
8. Proses Klaim pada AIS - Rawat Jalan
Sesi ini menjelaskan proses klaim pemeriksaan pasien Rawat Jalan pada AIS, setelah sebelumnya dilakukan tutup billing pada kasir.
Tujuan proses ini adalah memastikan klaim berhasil, sehingga Rumah Sakit mendapatkan pembayaran dari penjamin LMS atas layanan yang telah diberikan kepada pasien.
8.1 Verifikasi Tagihan
Verifikasi tagihan adalah proses memastikan tagihan dari HIS benar dan siap dientry ke AIS.
Langkah-langkah:
Buka aplikasi AIS.
Masuk ke menu Verifikasi Tagihan.
Gambar 2643. Verifikasi Tagihan
Sistem menampilkan halaman verifikasi tagihan.
Gambar 2644. Halaman Verifikasi Tagihan
Filter data berdasarkan tanggal klaim terjadi.
Gambar 2645. Filter Tanggal
Pastikan Filter Jenis dan Filter Flag dipilih Semua.
Gambar 2646. Filter Jenis dan Flag
Tekan Enter.
Sistem menampilkan data pasien rumah sakit yang terdaftar pada tanggal tersebut.
Gambar 2647. Tagihan Pasien Tampil
Pilih pasien dengan penjamin LMS.
Klik proses verifikasi.
Invoice tampil sebagai tagihan yang sudah diverifikasi.
Gambar 2648. Tagihan Terverifikasi
Checklist Validasi
8.2 Kirim Klaim Invoice
Kirim klaim invoice adalah proses dimana Departemen Keuangan mengirimkan tagihan ke penjamin LMS.
Langkah-langkah:
Masuk ke menu AIS → Invoice.
Gambar 2649. AIS Invoice
Sistem menampilkan halaman Invoice.
Klik tombol untuk membuat/mengirim invoice.
Isi data berikut:
Gambar 2650. Tampilan Invoice
Isi detail jumlah tagihan.
Gambar 2651. Isi Detail Tagihan
Klik Import RegID untuk menampilkan data.
Pilih data yang akan dimasukkan ke invoice.
Finalisasi invoice.
Setelah invoice final, tombol kirim klaim akan tampil.
Klik tombol kirim klaim.
Jika data lengkap dan sesuai, sistem menampilkan notifikasi pengiriman klaim berhasil.
Cek status klaim di HIS.
Status klaim menjadi Batching Klaim Cashless Online.
Checklist Validasi
9. Status Klaim
Berikut status klaim yang perlu diperhatikan:
Gambar 2652. Status Klaim
11. Catatan Implementasi untuk Developer
Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan saat implementasi atau integrasi: