6.1 KiB
Saya akan membantu Anda dengan desain UI untuk aplikasi mobile petugas sampling berdasarkan referensi yang Anda berikan dari PMK RI No.2 Tahun 2023 dan Permenaker No.5 Tahun 2018. Mari kita bahas detail fitur-fiturnya dan berikan contoh kasus.
Pertama, mari saya pahami gambar-gambar yang Anda lampirkan. Gambar-gambar tersebut menunjukkan standar-standar lingkungan fisik di fasilitas pelayanan kesehatan seperti:
- Intensitas pencahayaan (dalam lux) untuk berbagai ruangan/unit
- Suhu (°C), kelembaban (%), dan tekanan untuk berbagai ruangan
- Nilai ambang batas faktor fisika
- Tekanan bising/sound pressure level (dBA)
Sekarang, saya akan membuat detail konsep untuk aplikasi mobile petugas sampling:
Aplikasi Mobile untuk Petugas Sampling Lingkungan Rumah Sakit/Fasilitas Kesehatan
1. Daftar Tugas Sampling
-
Fitur Detail:
- Tampilan kalender dengan tugas harian
- Daftar lokasi yang harus dikunjungi (ruangan/unit)
- Parameter yang harus diukur (pencahayaan, suhu, kelembaban, tekanan, kebisingan)
- Status tugas (belum dikerjakan, sedang dikerjakan, selesai)
- Prioritas tugas (normal, tinggi, mendesak)
- Notifikasi pengingat tugas
-
Contoh Kasus: Petugas sampling memiliki jadwal untuk melakukan pengukuran parameter lingkungan di Rumah Sakit XYZ hari ini. Di dashboard, terlihat daftar ruangan yang harus diukur: Ruang Operasi, ICU, Ruang Bersalin, dan Laboratorium. Untuk setiap ruangan, ada parameter yang harus diukur (sesuai tabel di PMK RI No.2/2023).
2. Pencatatan Data Sampling di Lapangan
-
Fitur Detail:
- Form digital untuk memasukkan hasil pengukuran
- Parameter yang dapat diukur berdasarkan referensi:
- Intensitas cahaya (lux) - sesuai tabel SBMKL di PMK RI
- Suhu (°C) - rentang sesuai referensi untuk tiap ruangan
- Kelembaban (%) - rentang 40-60% untuk semua ruangan
- Tekanan udara (positif/negatif/seimbang)
- Tekanan suara/kebisingan (dBA)
- Indikator visual batas aman/tidak aman (warna hijau/merah)
- Catatan tambahan untuk kondisi khusus
- Timestamp otomatis saat pengukuran
-
Contoh Kasus: Petugas mengukur Ruang Operasi dan memasukkan data: intensitas cahaya 350 lux (dalam rentang 300-500 lux yang disyaratkan), suhu 23°C (dalam rentang aman 22-27°C), kelembaban 55% (dalam rentang aman 40-60%), tekanan positif, dan kebisingan 62 dBA (di bawah batas maksimal 65 dBA). Aplikasi menampilkan indikator hijau karena semua parameter dalam batas aman.
3. Dokumentasi Foto Lokasi dan Kondisi Sampling
-
Fitur Detail:
- Kamera terintegrasi dalam aplikasi
- Fitur anotasi pada foto (menandai lokasi alat ukur)
- Pelabelan otomatis foto dengan info ruangan dan waktu
- Galeri foto terorganisir berdasarkan lokasi dan tanggal
- Opsi untuk mengunggah foto sebelum/sesudah perbaikan
-
Contoh Kasus: Di Ruang ICU, petugas menemukan intensitas cahaya hanya 80 lux (di bawah minimal 100 lux yang disyaratkan). Petugas mengambil foto kondisi lampu yang beberapa tidak menyala, memberi anotasi pada foto, dan menambahkan catatan "3 dari 6 lampu tidak berfungsi". Aplikasi secara otomatis melabeli foto dengan "ICU - 07/05/2025 11:30 - Intensitas Cahaya: 80 lux (Di bawah standar)".
4. Pelacakan GPS Lokasi Sampling
-
Fitur Detail:
- Peta lokasi fasilitas kesehatan
- Pelacakan real-time posisi petugas
- Penandaan lokasi sampling yang sudah dikunjungi
- Rute optimal antar lokasi sampling
- Riwayat kunjungan dengan timestamp
- Verifikasi lokasi untuk memastikan data diambil di lokasi yang benar
-
Contoh Kasus: Petugas sampling mengunjungi RS XYZ yang memiliki beberapa gedung. Aplikasi menampilkan peta dengan titik-titik sampling yang harus dikunjungi. Setelah selesai di gedung utama, aplikasi mengarahkan petugas ke gedung poliklinik dengan menunjukkan rute terdekat. Ketika petugas sampai di lokasi, aplikasi memverifikasi posisi GPS untuk konfirmasi kunjungan.
5. Fitur Tambahan yang Relevan
-
Laporan Otomatis:
- Hasil sampling dibandingkan dengan standar dari PMK RI No.2/2023 dan Permenaker No.5/2018
- Visualisasi data (grafik perbandingan, heat map)
- Rekomendasi tindakan berdasarkan hasil pengukuran
- Ekspor laporan dalam format PDF/Excel
-
Manajemen Alat Ukur:
- Pencatatan alat yang digunakan untuk setiap pengukuran
- Status kalibrasi alat
- Pengingat jadwal kalibrasi
-
Contoh Kasus: Setelah menyelesaikan seluruh pengukuran di RS XYZ, aplikasi menghasilkan laporan yang menunjukkan semua parameter yang diukur, membandingkannya dengan standar, dan memberikan rekomendasi seperti "Perbaiki sistem pencahayaan di ICU" atau "Tingkatkan sistem peredam suara di dapur yang melebihi 70 dBA".
Contoh Desain UI Berdasarkan Referensi
-
Halaman Login:
- Form login sederhana
- Logo instansi kesehatan/lingkungan
-
Dashboard Utama:
- Ringkasan tugas hari ini
- Indikator progres (3/10 ruangan sudah disampling)
- Menu navigasi utama (Tugas, Form Sampling, Riwayat, Laporan)
-
Form Sampling:
- Dropdown pemilihan ruangan (sesuai daftar ruangan pada PMK RI No.2/2023)
- Input field untuk parameter dengan nilai default sesuai standar:
- Intensitas Cahaya (lux): standar sesuai tabel SBMKL
- Suhu (°C): standar sesuai tabel PMK RI No.2/2023
- Kelembaban (%): 40-60%
- Tekanan Udara: positif/negatif/seimbang
- Kebisingan (dBA): sesuai tabel tekanan bising
- Tombol untuk mengambil foto
- Tombol untuk mengaktifkan GPS
-
Halaman Hasil Analisis:
- Tampilan visual hasil pengukuran vs standar
- Indikator warna untuk status kepatuhan
- Rekomendasi tindakan
-
Halaman Laporan:
- Filter berdasarkan tanggal dan lokasi
- Opsi untuk mengekspor dalam berbagai format
- Grafik tren parameter lingkungan
Dengan referensi dari PMK RI No.2 Tahun 2023 dan Permenaker No.5 Tahun 2018, aplikasi ini akan membantu petugas sampling lingkungan rumah sakit untuk memastikan bahwa parameter fisik lingkungan (pencahayaan, suhu, kelembaban, tekanan, dan kebisingan) memenuhi standar yang ditetapkan, sehingga mendukung lingkungan kerja dan pelayanan kesehatan yang optimal.
Apakah ada aspek khusus dari desain UI yang ingin Anda eksplorasi lebih detail?