# Manajemen Rantai Pasok — Proses Bisnis ## 1. Proses Pengadaan ``` PR → PO → GR → 3-Way Match → Faktur → Pembayaran ``` ### 1.1 Purchase Requisition (PR) / Permintaan Pembelian **Pemicu**: Departemen mengidentifikasi kebutuhan material atau jasa. 1. Pemohon membuat PR dengan rincian item, kuantitas, estimasi biaya, dan justifikasi 2. PR melalui persetujuan bertingkat berdasarkan nilai: - Level 1: Manajer Departemen (hingga Rp 10M) - Level 2: Manajer Rantai Pasok (Rp 10M–Rp 100M) - Level 3: Direktur (>Rp 100M) 3. PR yang disetujui dikonversi menjadi Purchase Order 4. PR yang ditolak dapat direvisi dan diajukan ulang **Field utama**: No. PR (otomatis), pemohon, departemen, tanggal diperlukan, item (SKU, deskripsi, qty, UOM, estimasi harga), justifikasi, riwayat persetujuan ### 1.2 Purchase Order (PO) **Pemicu**: PR disetujui atau kebutuhan pengadaan langsung. 1. Petugas pengadaan memilih pemasok (sistem menyarankan pemasok preferensi) 2. PO mencakup: pemasok, gudang tujuan, item (SKU, qty, harga satuan), tanggal pengiriman, syarat pembayaran 3. Alur persetujuan PO dengan batas wewenang yang dapat dikonfigurasi: - Hingga Rp 50M: Manajer Pengadaan - Rp 50M–Rp 500M: Manajer Keuangan - Diatas Rp 500M: Direktur 4. PO dikirim ke pemasok melalui email (PDF) atau portal pemasok 5. Konfirmasi penerimaan dari pemasok dicatat **Siklus PO**: `Draft → Menunggu Persetujuan → Disetujui → Diterima Sebagian → Selesai → Ditutup` **Amendemen PO**: Perubahan terhadap PO yang sudah disetujui (qty, harga, jadwal kirim) memerlukan catatan amendemen dengan alasan. Persetujuan ulang diperlukan jika amendemen melebihi batas. ### 1.3 Penerimaan Barang (Goods Receipt) **Pemicu**: Barang fisik tiba di gudang. 1. Staf gudang membuat Goods Receipt Note (GRN) yang merujuk ke PO 2. Kuantitas yang diterima dicatat per item PO 3. **Inspeksi Kualitas**: Barang diarahkan ke antrian inspeksi - Lulus → Diterima ke inventory - Gagal → Ditolak atau Dikarantina dengan NCR - Sebagian → Terima qty baik, tolak yang cacat 4. Level inventory diperbarui otomatis setelah konfirmasi GRN 5. Putaway ke lokasi bin yang disarankan berdasarkan kategori item **Penanganan selisih**: Selisih kuantitas atau kualitas ditandai secara otomatis. Kekurangan dicatat sebagai penerimaan tertunda. ### 1.4 Three-Way Matching (Pencocokan Tiga Arah) **Pemicu**: Faktur pemasok diterima. 1. Sistem mencocokkan: **kuantitas PO × harga satuan** ↔ **kuantitas GR** ↔ **kuantitas faktur × harga faktur** 2. Status pencocokan: - **Cocok** — ketiga dokumen sesuai → pembayaran diantrekan - **Tidak Cocok** — selisih teridentifikasi → diselesaikan via nota debit/kredit atau override 3. Selisih memerlukan disposisi: setujui dengan toleransi, buat nota debit, atau tolak faktur ### 1.5 Kinerja Pemasok - **Tepat Waktu %**: Item PO dikirim pada atau sebelum tanggal diminta - **Fill Rate %**: Kuantitas dikirim / kuantitas dipesan - **Tingkat Cacat %**: Qty ditolak / total qty diterima - **Skor Komposit**: Rata-rata tertimbang dari metrik di atas - **Insiden Ketidaksesuaian**: Masalah kualitas dilacak dengan tingkat keparahan (Kritis/Besar/Kecil), disposisi (Kembali/Rework/Konsesi), dan pelacakan tindakan korektif - **Blacklist/Persetujuan**: Pemasok dapat ditandai sebagai Dalam Review, Blacklist, atau Menunggu Onboarding dengan jejak audit lengkap --- ## 2. Proses Inventory ``` Penerimaan → Putaway → Penyimpanan → Picking → Packing → Pengiriman ↓ Transfer / Penyesuaian / Hitung / Pemakaian / Disposal ``` ### 2.1 Pelacakan Inventory - **Visibilitas real-time** di semua gudang dan lokasi bin - **Kuantitas stok**: On Hand, Tersedia (On Hand − Dipesan), Dipesan (dialokasikan ke pesanan) - **Metode valuasi**: FIFO, LIFO, Rata-rata Tertimbang - **Klasifikasi ABC**: A = 80% nilai, B = 15%, C = 5% — mendorong frekuensi hitung siklus dan prioritas review - **Pelacakan Lot/Batch**: Setiap lot penerimaan dicatat dengan tanggal produksi, tanggal kedaluwarsa, dan sisa umur simpan. FEFO (First Expired First Out) untuk picking. - **Pelacakan Nomor Seri**: Unit individu dilacak sepanjang siklus: Penerimaan → Penyimpanan → Pengiriman → Retur → Pensiun ### 2.2 Manajemen Gudang - **Hierarki multi-lokasi**: Perusahaan > Gudang > Zona > Lorong > Rak > Bin - **Aturan Putaway**: Sistem menyarankan bin optimal berdasarkan kategori item, kecepatan pergerakan, ukuran - **Transfer**: Stok dipindahkan antar gudang dengan ketertelusuran penuh (Permintaan Transfer → Dispatch → Dalam Perjalanan → Terima) - **Hitung Siklus**: Sesi hitung periodik dengan laporan selisih: 1. Buat sesi (target item/zona) 2. Blind count (penghitung tidak melihat qty sistem) 3. Laporan selisih dengan ekspektasi vs aktual 4. Posting penyesuaian dengan kode alasan dan persetujuan supervisor - **Stock Take Fisik** : Hitung inventory penuh di akhir periode dengan operasi dibekukan - **Pick List**: Dihasilkan dari SO yang dikonfirmasi dengan urutan pick yang dioptimalkan untuk rute ### 2.3 Penyesuaian Stok - **Kode alasan**: Rusak, Kedaluwarsa, Ditemukan, Hitung Ulang, Write-Off, Lainnya - **Persetujuan supervisor wajib** untuk write-off di atas batas - Jejak audit penuh dengan nilai sebelum/sesudah ### 2.4 Stok Minimum & Pemesanan Ulang - **Reorder Point**: Ketika stok saat ini turun di bawah minimum yang dikonfigurasi - **Safety Stock**: Buffer terhadap variabilitas permintaan - **EOQ (Economic Order Quantity)**: Perhitungan kuantitas pesanan optimal - **Rekomendasi pemesanan ulang otomatis**: Sistem menghasilkan rekomendasi pengisian ulang ### 2.5 Umur Inventory - Item dikelompokkan berdasarkan rentang usia: 0–30h, 31–60h, 61–90h, 91–180h, 181–365h, 365+h - Item bergerak lambat dan usang ditandai untuk review dan kemungkinan disposal ### 2.6 Pemakaian & Disposal Material - **Pemakaian**: Konsumsi dicatat dengan alokasi pusat biaya/proyek. Otomatis mengurangi inventory. - **Disposal**: Stok kedaluwarsa, rusak, atau usang dibuang dengan alasan, metode, dan persetujuan. --- ## 3. Proses Pemenuhan Pesanan ``` Sales Order → ATP Check → Konfirmasi → Pick → Pack → Kirim → Antarkan → Faktur ``` ### 3.1 Sales Order (SO) **Pemicu**: Pelanggan melakukan pemesanan (entri manual atau integrasi e-commerce). 1. Entri pesanan dengan info pelanggan, item, alamat kirim, tanggal diminta, syarat pembayaran 2. **Pemeriksaan ATP (Available-to-Promise)** saat entri pesanan: - Sistem memeriksa stok tersedia + PO masuk − reservasi yang ada - Memberikan tanggal pemenuhan paling awal - ATP parsial: sebagian qty sekarang, sisanya backorder 3. Pesanan dikonfirmasi setelah ketersediaan atau penerimaan pelanggan **Siklus SO**: `Draft → Dikonfirmasi → Picking → Dikirim → Diantarkan → Ditutup` ### 3.2 Pick, Pack, Kirim 1. **Pick List** dihasilkan dari SO yang dikonfirmasi (dioptimalkan untuk rute gudang) 2. Item diambil dari bin, kuantitas dikonfirmasi 3. **Packing**: Item dikemas dan diberi label. Packing list dihasilkan. 4. **Pengiriman Dibuat**: Kurir ditetapkan, nomor pelacakan dicatat 5. **Konfirmasi Pengiriman**: POD dicatat (timestamp, nama penerima, tanda tangan) ### 3.3 Backorder - Pemenuhan parsial membuat backorder otomatis untuk kuantitas yang tidak terpenuhi - Backorder dipenuhi saat stok tersedia (penerimaan PO berikutnya) - Pelanggan diberitahu tentang status backorder ### 3.4 Retur / RMA **Pemicu**: Pelanggan meminta retur (cacat, barang salah, rusak, atau perubahan pikiran). 1. RMA (Return Merchandise Authorization) dibuat dengan kode alasan 2. Retur disetujui berdasarkan kebijakan: - Cacat → Persetujuan segera - Permintaan pelanggan → Tergantung jendela retur 3. **Disposisi**: Perbaiki & Kembalikan, Ganti, Refund, Nota Kredit, Scrap 4. Inventory dikembalikan untuk retur yang diterima 5. Inspeksi kualitas untuk barang yang diretur sebelum masuk stok kembali ### 3.5 Faktur Penjualan - Dihasilkan otomatis saat pengiriman atau konfirmasi pengiriman - Faktur dicocokkan dengan item SO - Pelacakan status pembayaran: Belum Dibayar → Sebagian → Lunas - Peringatan pembayaran terlambat dengan ambang yang dapat dikonfigurasi --- ## 4. Siklus Hidup Pemasok ``` Onboarding → Kualifikasi → Kontrak → Kinerja → Evaluasi → (Perbarui / Ganti / Blacklist) ``` ### 4.1 Onboarding - Pendaftaran pemasok dengan rincian perusahaan, NPWP, rekening bank, kontak - Banyak kontak per pemasok dengan peran dan saluran preferensi - Kategorisasi pemasok: Bahan Baku, Barang Jadi, Kemasan, Jasa, Logistik ### 4.2 Kontrak - Kontrak dicatat dengan tanggal berlaku, syarat pembayaran, lingkup - Peringatan perpanjangan otomatis dan kedaluwarsa - Daftar harga yang disetujui per SKU ### 4.3 Evaluasi Kinerja - Scorecard periodik dihasilkan otomatis - Bobot KPI dapat dikonfigurasi oleh admin pengadaan - Peringkat: Excellent (90+), Good (75–89), Fair (60–74), Poor (<60) ### 4.4 Tindakan Korektif - NCR pemasok memicu permintaan tindakan korektif - Pelacakan CAPA (Corrective and Preventive Action) - Kegagalan berulang menyebabkan review blacklist --- ## 5. Logistik & Transportasi ``` Kirim → Lacak → Antarkan → Konfirmasi → Faktur ``` ### 5.1 Perencanaan Pengiriman - Pengiriman outbound direncanakan dengan penetapan kurir - **Perbandingan Biaya Freight**: Bandingkan tarif antar kurir untuk asal, tujuan, berat, dan volume tertentu - Dokumen dihasilkan: Bill of Lading, Packing List, Delivery Note, Faktur Komersial, Certificate of Origin - Pelacakan CO₂ per pengiriman (jarak × faktor moda transportasi) ### 5.2 Pelacakan Real-Time - Integrasi API kurir (JNE, Tiki, SiCepat, dll.) - Status pelacakan: Menunggu Pickup → Dalam Perjalanan → Keluar untuk Pengiriman → Terkirim → Exception - Riwayat lokasi dengan timestamp ### 5.3 Konfirmasi Pengiriman - ePOD (electronic Proof of Delivery) - Pencatatan kondisi: Baik / Rusak / Sebagian - Foto pengiriman (opsional) --- ## 6. Perencanaan Permintaan ``` Data Historis → Peramalan → Skenario → Pengisian Ulang → Pengadaan ``` ### 6.1 Peramalan - Metode statistik: Moving Average (3/6/12 bulan), Exponential Smoothing - Override manual dengan alasan untuk promosi, musiman, peristiwa pasar - Pelacakan akurasi peramalan: MAPE (Mean Absolute Percentage Error) per SKU - Faktor penyesuaian musiman untuk produk dengan pola permintaan ### 6.2 Perencanaan Pengisian Ulang - **Kebutuhan Bersih** = Permintaan Peramalan − Stok Saat Ini − PO Terbuka + Safety Stock - Kuantitas pesanan yang disarankan berdasarkan EOQ - Konversi satu klik ke Purchase Requisition ### 6.3 Perencanaan Skenario - Simulasi "bagaimana-jika": gangguan pasokan, lonjakan permintaan, perubahan mata uang, pergantian pemasok - Analisis dampak per SKU dengan peringkat risiko - Tindakan yang direkomendasikan untuk setiap skenario --- ## 7. Manajemen Kualitas ``` Inspeksi Masuk → Lulus/Gagal → NCR → CAPA → Penutupan ``` ### 7.1 Rencana Inspeksi - Daftar periksa per grup/kategori item - Metode sampling: inspeksi 100%, AQL (Acceptable Quality Level), Sampel Tetap - Kriteria penerimaan per pos pemeriksaan ### 7.2 Catatan Inspeksi - Dibuat saat penerimaan barang atau selama produksi - Skor dan hasil (LULUS / GAGAL) per inspeksi - GAGAL memicu pembuatan NCR ### 7.3 Laporan Ketidaksesuaian (NCR) - Tingkat keparahan: Kritis (keselamatan/regulasi), Besar (fungsi), Kecil (kosmetik) - Disposisi: Kembali ke Pemasok, Rework, Terima dengan Konsesi, Scrap - Pelacakan akar masalah dan tindakan korektif - Status: Terbuka → Dalam Proses → Ditutup --- ## 8. Administrasi Sistem ### 8.1 Manajemen Pengguna & RBAC - Akses berbasis peran per modul: Lihat, Buat, Edit, Hapus, Setujui, Ekspor - Peran: Admin, Manajer Rantai Pasok, Petugas Pengadaan, Operator Gudang, Koordinator Logistik, Petugas Keuangan, Sales, Viewer Read-Only ### 8.2 Matriks Persetujuan - Dapat dikonfigurasi per jenis dokumen (PR, PO, MR, SO) - Bertingkat: hingga 3 level persetujuan berdasarkan batas jumlah - Delegasi dapat dikonfigurasi untuk ketidakhadiran ### 8.3 Penomoran Dokumen - Penomoran otomatis per jenis dokumen dengan format yang dapat dikonfigurasi - Prefiks + Tahun + Counter berjalan ### 8.4 Jejak Audit - Catatan immutable dari semua tindakan CUD (Buat, Ubah, Hapus) dan persetujuan - Field: Timestamp, Pengguna, Tindakan, Modul, No. Dokumen, Nilai Lama/Baru - Retensi: minimal 3 tahun ### 8.5 Integrasi - ERP (SAP, Oracle, Odoo) — dua arah - E-commerce (Shopify, WooCommerce) — pesanan masuk - Akuntansi (QuickBooks, Xero) — dua arah - Kurir (JNE, DHL, FedEx) — pengiriman + pelacakan - Notifikasi: Email (SendGrid/SMTP), SMS (Twilio), Dalam Aplikasi - SSO: SAML 2.0 / OIDC --- *Versi dokumen 1.0 — Mei 2026* *Rahasia — PT SCM Group*